Sabtu, 16 Juli 2011

Metode Gravimetri



Prinsip umum.
            Suatu metode analysis gravimetric biasanya didasarkan pada reaksi kimia seperti,
aA + rR   à   AaRr
dimana a molekul analit, A, dan r molekul reagennya R. produknya yakni AaRr  biasanya merupakan sutau substansi yang sedikit larut yang bias ditimbang setelah pengeringan, atau bisa dibakar menjadi senyawa lain yang komposisinya diketahui, untuk kemudiann ditimbang. Sebagai contoh, kalsium bias ditetapkan dengan cara gravimetric melalui pengendapan kalsium oksalat dan pembakaran oksalat tersebut menjadi kalsium oksida.
Ca2 + C2O4-   à   CaC2O4 (S)
CaC2O4 (S)   à  CaO (S) + CO2 (g) + CO (g)
            Biasanya reagen R ditambahkan secar berlebih untuk menekan kelarutan endapan.
Persyaratan yang harus dipenuhi untuk metoda gravimetric :
1.        Proses pemisahan hendaknya cukup sempurna sehingga kuantitas analit yang tak terendapkan secara analitis tak dapat dideteksi (biasanya 0,1 mg atau kurang, dalam menetapkan penyusunan utama dari suatu makro).
2.       Zat yang ditimbang hendaknya mempunyai susunan yang pasti dan hendaknya murni atau sangat hamper murni. Bila tidak, akan diperoleh hasil yang galat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar