Kamis, 27 Oktober 2011

10 Hal Menarik Tentang JORDAN HENDERSON

1. Nama lengkapnya Jordan Brian Henderson, lahir 17 Juni 1990 di Sunderland dan bergabung dengan tim lokal saat masih sekolah di Carringdon Community Sports College. Ia merupakan produk asli akademi sepak bola Sunderland.
2. Henderson memainkan laga pertamanya di tim senior Sunderland pada 1 November 2008 saat The Black Cats kalah 0-5 dari Chelsea di Stamford Bridge. Debut Henderson di Stadium of Lights sekaligus penampilan pertamanya sebagai starter adalah saat menghadapi Blackburn Rovers di Piala Liga (Carling Cup).
3. Henderson sempat dipinjamkan ke tim Divisi Satu (Championship) Coventry City selama sebulan pada musim 2008-09 dan melakukan debutnya saat Sky Blues kalah 1-2 dari Derby County. Kontrak pinjaman Henderson kemudian diperpanjang hingga akhir musim. Saat dipinjamkan ke Coventry, Henderson mengalami cedera metatarsal kaki sebelum kembali ke Sunderland pada April 2009.
4. Gol pertama Henderson di Premier League pada 19 Desember 2009 ke gawang Manchester City. Henderson kemudian meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik musim 2009-10.
5. Musim 2009-10, Henderson bermain reguler di tim inti dan mencetak gol pertamanya untuk Sunderland pada pertandingan putaran tiga Piala Liga menghadapi Birmingham City. Ia kemudian menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun bersama Sunderland dan melakukan debutnya di timnas Inggris U21 lawan Uzbekistan di Bristol, Agustus 2010.
6. Musim lalu Henderson menghasilkan 39 peluang lebih banyak dari rekan-rekannya. Total Henderson mencatat 82 peluang, berada di urutan kelima setelah Florent Malouda, Kevin Davies, Chris Brunt, dan Stewart Downing. Ia hanya sekali absen di Premier League, mencatat 41 tekel bersih dari 62 tekel dan hanya dua kali mendapat kartu kuning.
7. Henderson dipanggil ke timnas Inggris senior oleh Fabio Capello dan melakukan debutnya pada 17 November saat Inggris kalah 1-2 di Wembley. Hingga kini Henderson telah bermain sembilan kali untuk The Three Lions di semua level. Debutnya di Inggris U19 adalah lawan Republik Ceska tahun 2009.
8. Henderson dua musim berturut-turut terpilih sebagai pemain terbaik Sunderland musim 2009-10 dan 2010-11. Ia juga masuk dalam skuad Inggris U21 pada Piala Eropa U21 di Denmark.
9. Pada Januari 2011, Henderson masuk dalam daftar nominasi pada website FIFA sebagai 13 pemain muda potensial bersama kiper Atletico Madrid David De Gea dan striker Anderlecht Romelu Lukaku.
10. Henderson merupakan pembelian pemain pertama Kenny Dalglish musim panas ini. Setelah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, Henderson langsung terbang ke Denmark menyusul rekan-rekan setimnya di Piala Eropa U21.

^Y.N.W.A.^
Read more >>

Angka dan Fakta Liverpool vs United

Berikut data dan fakta menarik jelang pertemuan dua klub pengoleksi gelar terbanyak Liga Inggris ini (Liverpool, 18 dan Manchester United, 19) ke-182 di semua kompetisi sejak tahun 1894.

7 - Dalam seluruh pertandingan kedua tim sejak tahun 2006, sudah ada 7 kartu merah, masing-masing 4 untuk United dan 3 untuk Liverpool.

4 - Head to head kedua pelatih sejak Boxing Day tahun 1986, Ferguson unggul lima kali kemenangan, sementara Dalglish menang 4 kali.

11 - Selama era Premier League (38 pertandingan), Liverpool meraih 11 kemenangan atas United. Pada musim 2000-01 dan 2001-02, Liverpool mencatat double (menang home dan away) atas sang rival.

20 - Selama era Premier League (38 pertandingan), Setan Merah menang 20 kali. United menang enam dari tujuh laga terakhir lawan Liverpool di Old Trafford.

4 - Dalam lima laga terakhir kedua tim, ada 4 tendangan penalti yang diberikan wasit. Tiga untuk United, satu untuk Liverpool. Semuanya masuk alias jadi gol.

2 - Musim lalu, ada dua hattrick dalam dua laga kedua tim. Dimitar Berbatov hattrick di Old Trafford, giliran Dirk Kuyt yang hattrick di Anfield.

5 - Antara tahun 2001 hingga 2008, United menang lima kali dalam enam laga lawan Liverpool di Anfield.

5 - Mantan pelatih Liverpool, Gerard Houllier, mencetak 5 kemenangan di Premier League lawan Sir Alex Ferguson. Houllier juga mengalahkan Fergie di final Piala Liga 2003 dan Charity Shield 2001.

11 - Sudah 11 pertandingan terakhir antara kedua tim tak berakhir imbang. Liverpool dan United terakhir kali bermain seri adalah di Anfield (0-0) pada 18 September 2005 lalu.

4 - Dalam sejarah Premier League, Manchester United tak pernah kalah empat kali berturut-turut pada laga away.

4 - Dalam empat pertemuan terakhir antara Liverpool dan United selalu dimenangkan oleh tuan rumah.

4 - Liverpool menang empat kali dalam enam pertemuan terakhir dengan Manchester United di Premier League.

54 - Manchester United tercatat sebagai tim dengan akurasi tembakan terbaik (54%) dan konversi peluang tertinggi (26%) di Premier League musim ini.
Read more >>

Enam Kekalahan Telak Manchester United di Liga Inggris

MANCHESTER CITY vs MANCHESTER UNITED (5-1), 23 September 1989
Terakhir kali Manchester City mempermalukan United di Maine Road sebelum era Premier League. David Oldfield mencetak dua gol, sedangkan tiga gol lainnya dicetak oleh Trevor Morley, Ian Bishop dan Andy Hinchcliffe. Mark Hughes mencetak satu-satunya gol hiburan United atas sang rival.
Juara liga: Liverpool

MANCHESTER UNITED vs QPR (1-4), 1 Januari 1992
QPR -tim yang musim ini kembali promosi ke Premier League- sempat mengejutkan United pada awal tahun 1992. QPR unggul cepat pada lima menit awal pertandingan melalui gol Andy Sinton dan Dennis Bailey. QPR menambah dua gol melalui hattrick Bailey pada babak kedua meski Brian McClair sempat memperkecil kedudukan.
Juara liga: Leeds United

NEWCASTLE vs MANCHESTER UNITED (5-0), 20 Oktober 1996
Newcastle United masih dilatih Kevin Keegan dan kalah 0-4 dari United pada Community Shield. Namun dua bulan setelah kekalahan telak tersebut, Newcastle dengan tim yang sama bangkit dan memukul balik United dengan skor 5-0 berkat gol-gol dari Darren Peacock, David Ginola, Les Ferdinand, Alan Shearer dan Philippe Albert.
Juara liga di akhir musim: Manchester United

SOUTHAMPTON vs MANCHESTER UNITED (6-3), 26 Oktober 1996
Sepekan setelah dibantai Newcastle lima gol tanpa balas di St James Park, United kembali mengalami kekalahan telak. Bertandang ke markas Southampton, United kebobolan enam gol dan hanya mampu membalas tiga kali. Enam gol Soton dicetak melalui hattrick Egil Ostenstad serta gol-gol dari Berkovic dan Matt Le Tissier. Sedangkan tiga gol United dihasilkan oleh David Beckham, David May dan Paul Scholes.
Juara liga: Manchester United

CHELSEA vs MANCHESTER UNITED (5-0), 3 Oktober 1999
Gustavo Poyet sudah membobol gawang Massimo Taibi pada menit pertama di Stamford Bridge. Harapan United untuk membalas sirna setelah Nicky Butt dikartu merah dan Chelsea menambah empat gol melalui gol kedua Poyet, Chris Sutton, Jody Morris dan gol bunuh diri Henning Berg. Kemenangan telak 5-0 Chelsea ini sekaligus mengakhiri rekor 29 pertandingan tak terkalahkan milik United.
Juara liga: Manchester United

MANCHESTER UNITED vs LIVERPOOL (1-4), 14 Maret 2009
Sekitar dua tahun lalu, United juga kalah telak di Theatre of Dreams. Cristiano Ronaldo sempat membawa United unggul lebih dulu pada menit ke-23. Liverpool membalikkan kedudukan melalui gol Fernando Torres dan penalti Steven Gerrard. Kartu merah Nemanja Vidic membuat United sulit bangkit dan Liverpool mencetak dua gol tambahan melaui Fabio Aurelio dan Andrea Dossena.
Juara liga: Manchester United
Read more >>

Jumat, 07 Oktober 2011

5 Tips Bermain Olahraga Latihan Bola Futsal Yang Hebat

1. Lakukan pemanasan dan pendinginan
Melakukan pemanasan sebelum bermain sangat penting karena tanpa pemanasan anda akan merasa kaku dan cepat lelah saat bermain, bahkan bisa membuat urat Anda putus dikarenakan otot-otot yang sedang diam, namun secara spontan Anda menendang bola atau berlari. Tapi lakukanlah pemanasan jangan terlalu berlebihan dan lama, anda cukup melakukannya 5-7 menit, kalau berlebihan anda bakal merasa terlalu lelah saat bermain. Banyak latihan olahraga yang mendukung permainan futsal. Pemanasan seperti dalam latihan badminton akan menambah kecepatan kaki.

Sementara pendinginan Anda lakukan setelah Ada selesai bermain, ini berfungsi untuk pematangan otot yang Anda telah latih, merenggangkan otot yang sedang panas dan kencang, dan mencegah penyakit varises.

2. Tendang dengan ujung kaki
Dengan beratnya bola futsal, anda dianjurkan untuk menendang bola dengan ujung kaki/jari-jari kaki, maka tendangan anda akan sangat keras. Tendangan memisang tidak terlalu dianjurkan karena masalah lapangan yang kecil lagi. Tips ini sering saya gunakan dalam melakukan tendangan free kick karena terbukti bisa mencetak gol.

3. Jangan minum terlalu banyak saat dan setelah berolahraga
Walaupun merasa sangat haus, minumlah secukupnya, jangan mengikuti hasrat, dan minumlah air yang tidak dingin dan tidak panas. Kekembungan mempengaruhi cara bermain Anda. terlebih minum terlalu banyak berakibat buruk bagi sarat dan jantung karena tubuh kita yang sedang panas berkeringat langsung di timpa dengan air, bisa jadi badan kita drop.

4. Hindari terlibat kontak fisik
Peraturan futsal sama ketatnya dengan basket dan sepak bola. Kontak fisik secara serius akan diberi pelanggaran, dan anda juga tidak boleh menyapu kaki lawan anda, tidak seperti dalam bermain bola lapangan besar. Wasit PSSI untuk futsal tentunya paham dan harus jeli masalah ini.

5. Bermain cepat dan berputar
Tips yang terakhir yang saya rekomen untuk Anda jika menjadi bintang lapangan. Dalam olahraga futsal, permainan lebih baik dilakukan dengan tempo irama cepat dan tidak berlama-lama mengiring bola, dan disarankan agar setelah mengoper bola secepatnya mencari posisi yang baik untuk kembali dioper itu yang dinamakan tempo cepat agar rekan tim Anda bisa imbang cepat dengan Anda. Posisi tetap layaknya permainan sepak bola tidak dianjurkan dalam bermain futsal, karena tidak cocok dengan lapangan yang kecil.

YNWA
Read more >>

Sepakbola Lebih Sehat dari Angkat Beban dan Lari


Riset teranyar menunjukkan, bermain sepakbola lebih baik pengaruhnya bagi kesehatan ketimbang olahraga lari atau angkat beban. Faktor intensitas dan variasi gerakan dalam sepakbola, seperti menendang, berlari, menggiring dan berputar membuat olahraga ini lebih unggul.
Riset juga menyatakan, sepakbola five-a- side (satu tim lima orang) seperti futsal lebih mendatangkan manfaat ketimbang permainan bola skala penuh. Dengan tim beranggotakan lima, para pemain dituntut bergerak lebih lincah.

Keunggulan sepakbola terungkap setelah Prof Peter Krustrup dan timnya dari Universitas Kopenhagen melakukan tinjauan riset dan melakukan studi tentang olahraga. Ia bilang, permainan stop-start alamiah dan berkelanjutan dalam sepakbola dapat membangun kebugaran jangka panjang selain juga efektif membakar lemak.

Dengan begitu, risiko seseorang mengidap penyakit jantung akan berkurang, karena aktivitas ini membuat tekanan darah dan kolesterol menurun. Sepakbola juga cara yang baik untuk menurunkan berat badan, menurut laporan studi yang melibatkan 50 ilmuwan di tujuh negara itu.

"Sepakbola lebih baik ketimbang angkat berat dan sama baiknya - jika tidak lebih baik - ketimbang berlari oleh karena manfaatnya untuk jantung," ungkap Prof Krustrup.

Berdasarkan hasil riset, ia bahkan mengklaim sepakbola dapat direkomendasikan sebagai bagian dari terapi gangguan jantung seperti tekanan darah tinggi.

"Sepakbola lebih kuat pergaruhnya terhadap sejumlah faktor kardiovaskular seperti pengambilan oksigen, fungsi jantung, tensi darah, kolesterol dan massa lemak, dibanding latihan beban dan berlari. Kurang gerak adalah faktor risiko penting bagi timbulnya penyakit jantung, tetapi suatu hal baru bahwa olahraga menyenangkan seperti sepakbola efektif mengobati tekanan darah tinggi, ” ujarnya.

Salah satu dari riset tersebut meneliti 47 pria pengidap tekanan darah tinggi yang diminta berolahraga selama satu jam dua kali seminggu selama tiga bulan. Responden dibagi dua kelompok yakni yang bermain bola dan olahraga lari. Mereka yang bermain bola ternyata mengalami penurunan tensi rata-rata sebesar kelompok lari.

Dua kelompok ini pun mengalami jumlah penurunan berat yang sama, tetapi kelompok sepakbola mengalami penurunan kadar kolesterol. Studi lain menemukan bahwa sepakbola juga meningkatkan kepadatan tulang dua kali lebih besar ketimbang lari.

Riset ini sedianya akan dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports. Para peneliti berencana melakukan studi lanjutan apakah sepakbola lebih sehat ketimbang permainan bola lainnya seperti bola basket atau voli.
Read more >>

STEVIE 8

Steven George Gerrard (lahir di Whiston, Inggris, 30 Mei 1980; umur 31 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Inggris. Pria bertinggi tubuh 188 cm ini bermain di Liverpool F.C. sejak tahun 1997 (meskipun debut profesionalnya baru terjadi pada 19 November 1998) sebagai pemain pengganti Vegard Heggem pada babak kedua saat liverpool bertanding melawan Blackburn Rovers.

Walaupun ia berposisi sebagai gelandang di klub sepak bola tersebut, sebenarnya ia dapat bermain di posisi mana saja seperti penyerang, gelandang ataupun bek. Bisa dibilang pemain ini berposisi serba bisa kecuali posisi kiper sepertinya halnya legenda sepak bola Irlandia Utara dan Manchester United yaitu George Best.

Di klub berjuluk The Reds ini, Gerrard mengenakan nomor punggung 8 sekaligus memegang ban kapten. Bersama Xabi Alonso, Jamie Carragher, dan Sami Hyypia ia telah menyumbangkan beberapa gelar juara untuk klub dari kota pelabuhan tersebut. Ia juga sangat disegani oleh penggemar-penggemar klub yang bermarkas di stadion Anfield tersebut, rekan-rekan setim di klub maupun timnas Inggris serta masyarakat Inggris secara keseluruhan. Tahun 2006 ia terpilih sebagai pemain terbaik di Inggris oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA).

Di tim nasional sepak bola Inggris ia memulai debutnya pada tahun 2000 dan hingga saat ini telah tampil sebanyak 67 kali dan mencetak 13 gol.

Gerrard akrab disapa dengan panggilan Stevie G.

Steven Gerrard memiliki 2 orang anak perempuan bernama Lily Ella dan Lexie. Ia juga telah menikah dengan seorang wanita bernama Alex Curran pada musim panas 2007.

Awal karier

Gerrard mulai bermain bersama tim lokal, Whiston Juniors. Dia mendapat perrhatian dari pencari bakat Liverpool dan bergabung dengan akademi junior the Reds saat usianya 9 tahun. Dia hanya bermain dalam beberapa pertandingan, karena perkembangannya yang lambat membuat dia hana bermain dalam 20 pertandingan saat berusia 14 hingga 16. Diusia 14, Gerrard memperoleh kesempatan bertanding dengan beberapa klub, termasuk Manchester United. Dalam autobiografinya, dia mengatakan "untuk menekan Liverpool agar memberi saya YTS kontrak." selama masa tersebut dia sempat mengalami kecelakaan yang disebabkan garpu taman yang berkarat yang dapat menyebabkan dia kehilangan jari kakinya. Gerrard menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Liverpool pada 5 November 1997.

Tim Utama Liverpool
1998-1999: Musim Pertama

Gerrard membuat debutnya bersama tim utama Liverpool pada 29 November 1998 di babak kedua menggantikan Vegard Heggem saat berhadapan dengan Blackburn Rovers, dan penampilan pertamanya sebagai starter terjadi dalam Piala UEFA melawan Celta Vigo. Sebagai penganti dari Jamie Redknapp yang cedera, Gerrard bermain dalam 13 pertandingan untuk Liverpool pada musim tersebut.

1999-2000: Tim Utama

Pada musim 1999-2000 manajer Gérard Houllier menempatkan Gerrard berpasangan dengan Jamie Redknapp sebagai gelandang tengah. Setelah menjadi starter dalam 6 pertandingan awal, Gerrard diturunkan ke dalam bangku cadangan saat derby lokal melawant Everton. Gerrard menggantikan Robbie Fowler pada menit ke 66 namun kemudian dikeluarkan setelah menerima kartu merah pertama dalam kariernya karena pelanggaran terhadap pemain Everton Kevin Campbell di menit ke 90.[4] Di musim tersebut, Gerrard mencetak gol pertamanya untuk tim senior saat menang 4–1 atas Sheffield Wednesday.

Tulang belakangnya sering mengalami masalah. Pada saat itu, banyak wartawan mengabarkan rumor, sehingga fans sempat menduga bahwa mereka tidak akan pernah melihat Gerrard menyelesaikan kompetisi. Namun, manajer Gerard Houllier segera mengambil langkah yang berguna serta membayar spesialis untuk mengatasi masalahnya.list help. Setelah bekonsultasi dengan konsultan olah raga (kesehatan) Hans-Wilhelm Müller-Wohlfarth, didiagnosisi bahwa masalah Gerrard disebabkan oleh pertumbuhan yang telalu cepat pada tulang belakangnya.Setelah menjalani perawatan dan Liverpool F.C. memastikan bahwa masalah ini tidak akan muncul kembali. Namun kemudian Gerrard mengalami masalah di selangkangannya, dan membutuhkan empat kali operasi untuk mengatasi masalah ini. Kemudian dia pergi ke seorang spesialis asal Perancis untuk mengatasi masalah dengan cederanya, yang diakibatkan pertumbuhan yang terlalu cepat dan terlalu sering bermain bola saat kecil.

2000-01: Musim 'treble'

2000-01 brought Gerrard his first trophy successes: he put his injury problems behind him and made 50 first team appearances, scoring 10 goals, as Liverpool won the League Cup and FA Cup. On 31 March 2000 Gerrard scored a goal from 25 yards which was the first in a 2-0 victory over Manchester United at Anfield. This was voted by fans as Liverpool's best ever Premier League goal. In the UEFA Cup final against Alavés, Gerrard scored his first major final goal as Liverpool won 5-4. At the end of the season Gerrard was named PFA Young Player of the Year

2001-02: Growing influence

Di musim "treble" 2001, Gerrard meningkat menjadi pemain yang berpengaruh di tim Liverpool dimana dia menjadi semakin matang dan permasalah dan dengan cederanya semakin berkurang. Dia menjadi bagian penting saat Liverpool bertanding dalam musim kompetisi 2001-2002 dimana dalam klansemen akhir, Liverpool menempati peringkat kedua dengan raihan nilai terbanyak dalam satu dekade terakhir. Selama musim tersebut, Houllier mengalami masalah dengan kesehatan jantung yang mengharuskannya untuk menjalani operasi. Pada saat Liverpool diprediksi untuk kembali berkibar dalam pesepakbolaan Inggris, namun setelah Houllier sakit, Liverpool mengalami kemerosotan. Penampilan tim kembali meningkat setelah Gerrard dan Michael Owen menjadi bintang yang menjadi inspirator untuk meraih kemenangan

Gelar

Bersama Liverpool

    * 2006-07 Runners-up Liga Champions
    * 2005-06 Piala FA
    * 2004-05 Juara Liga Champions
    * 2002-03 Juara Piala Liga
    * 2001-02 Piala Super Eropa
    * 2001-02 Charity Shield
    * 2000-01 Piala UEFA
    * 2000-01 Piala FA
    * 2000-01 Piala Liga


YNWA
Read more >>

10 Fakta Unik Thomas Alva Edison

Tanggal 11 Februari 1847, Thomas Alva Edison, penemu terbesar sepanjang masa lahir. Pria jenius yang dijuluki Penyihir Menlo Park itu memegang 1.093 paten atas namanya. Ia juga penemu pertama yang menerapkan prinsip produksi massal pada proses penemuan sehingga menjadikannya seorang pebisnis handal. Di antara berbagai kisah sukses pendiri General Electric itu terselip beberapa fakta menarik. Berikut ini kami sajikan 10 diantaranya:

1. Sulit mendengar, bukan tuli

Edison kerap kali disebut tuli. Padahal ia bukan sama sekali tidak bisa mendengar, namun memiliki kesulitan untuk mendengar secara sempurna. Penyebabnya berbeda menurut beberapa sumber. Ada yang menyebut karena demam ketika ia masih kecil serta beberapa kali infeksi bagian tengah telinga yang tidak diobati. Ada juga yang menyebutkan karena telinganya dipukul kondektur kereta api ketika laboratorium kimianya di gerbong barang terbakar.

2. Surat kabar di atas kereta pertama

Kegemaran Edison bereksperimen di gerbong kereta api membuatnya memiliki laboratorium di dalam gerbong barang meski akhirnya laboratorium itu terbakar. Edison kemudian membangun kembali laboratorium kimia dan percetakan di bagasi mobil. Dari sinilah ia mempublikasikan Grand Trunk Herald yang merupakan surat kabar pertama yang dipublikasikan di atas kereta.

3. Dot dan Dash

Edison memiliki 3 orang anak dari pernikahannya dengan Mary Stilwell. Dua orang anaknya diberi nama panggilan unik, Dot (Marion Estelle Edison) dan Dash (Thomas Alva Edison Junior), yang diduga diambilnya dari lambang yang digunakan dalam sandi Morse yaitu titik “.” dan garis “-”.

4. Melamar Mina dengan kode Morse

Setelah Mary Stilwell meninggal dunia, Edison bertemu Mina Miller yang adalah seorang anak penemu, Lewis Miller. Ia mengajari Mina kode Morse agar mereka dapat berkomunikasi secara rahasia dengan ketukan kode di tangan mereka. Suatu hari Edison bertanya kepada Mina: .- – ..- .-.. -.. -.- – ..- – .- .-. .-. -.- – . yang kemudian dijawab Mina dengan: -.- . … Tak lama kemudian, keduanya pun menikah.

5. Menolak disebut gagal

Edison memprotes sebuah surat kabar yang memuat judul berita utama: “Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”. Ia meminta judul berita itu diganti. Keesokan harinya, atas permintaan Edison, surat kabar itu mengganti judul berita utamanya menjadi: “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”

6. Paten pertama yang gagal

Pada tahun 1869, di usianya yang ke-22, Edison memperoleh paten pertamanya untuk mesin perekam suara telegrafik yang dirancangnya untuk badan legislatif. Dengan alat itu, setiap anggota badan legislatif cukup menggerakkan satu tombol pada mesin yang akan merekam RUU yang dipilihnya. Sayangnya, alat tersebut ditolak badan legislatif karena cara kerjanya yang lambat.

7. Mesin tato

Pada tahun 1876, Edison mematenkan Stencil-pens, sebuah alat yang kemudian dimodifikasi Samuel O’Reilly untuk menjadi mesin tato pertama. Namun ia tetap dianugerahi penghargaan atas penemuan mesin tato yang pertama.

8. Laboratorium riset industri pertama

Setelah menjual quadruplex telegraf yang dibeli Western Union seharga $10 ribu, Edison menggunakan uang yang diperolehnya untuk membangun sebuah tempat yang sengaja akan dikhususkannya untuk terus menghasilkan serta mengembangkan produk inovasi teknologi. Tempat yang terletak di Menlo Park, New Jersey itu akhirnya berkembang menjadi laboratorium riset industri pertama di dunia.

9. Penyihir Menlo Park

Julukan tersebut didapat Edison setelah berhasil menemukan fonograf pada tahun 1877 sekaligus mengangkat popularitasnya. Pencapaian itu sangat tidak disangka-sangka oleh banyak orang sehingga tampak seperti sihir. Fonograf pertamanya berhasil merekam suara pada kertas timah yang mengelilingi sebuah silinder beralur. Namun kulitas suara yang dihasilkan masih buruk dan hasil rekamannya hanya bisa diputar ulang beberapa kali saja.

10. Listrik untuk semua

Konsep dan implementasi pembangkit tenaga listrik beserta pendistribusiannya ke rumah, kantor, dan pabrik sangat penting dalam perkembangan dunia industrialisasi modern. Edison lah yang pertama kali muncul dengan konsep itu. Pembangkit tenaga listriknya yang pertama dibangun di Manhattan Island, New York pada 1882.
Read more >>

5 Pesepakbola Penerima Kartu Merah Tercepat

Dunia sepakbola tak pernah lepas dari sensasi, di dalam maupun di luar lapangan. Berikut ini ulasan menarik seputar pemain yang memperoleh kartu merah tercepat sepanjang sejarah perkembangan sepakbola di seluruh pelosok dunia:

1. Lee Todd (2 detik) Rekor penerima kartu merah tercepat dipegang Lee Todd. Salah seorang pemain amatir di Inggris, memperoleh kartu merah di detik kedua pada kompetisi amatir 11 tahun silam. Penyebabnya tidak sepele, dia memarahi wasit yang meniup peluit pertama tanda pertandingan dimulai. Dia mengeluarkan umpatan dengan menyebut suara peluit itu memekakkan telinganya. Sang pemain pun langsung diusir wasit karena dianggap menggunakan kata-kata yang tidak sopan kepada perangkat pertandingan.

2. David Pratt (3 detik) David Pratt, penyerang klub Chippenham Town (salah satu klub di Divisi Primer Wilayah Selatan Inggris), menjadi pemegang rekor selanjutnya. Dia mendapat kartu merah saat pertandingan baru berjalan tiga detik karena dianggap melakukan pelanggaran keras kepada pemain Bashley Chris Knowles. Peristiwa unik tersebut terjadi dalam salah satu laga Divisi Primer Wilayah Selatan Inggris 2008.

3. Preston Edwards (10 detik) Preston Edwards merupakan penjaga gawang Ebbsfleet United, salah satu klub yang ikut serta dalam Conference South (divisi lima Liga Inggris). Edwards diusir wasit hanya 10 detik setelah kick off pertandingan saat memperkuat Ebbsfleet menghadapi Farnborough dua pekan lalu. Tak lama tanda kick off dibunyikan, pemain Ebbsfleet Ryan Blake mencoba melakukan backpass kepada Edwards. Akibat terlalu lemah, bola mampu direbut striker Farnborough, Kezie Ibe. Tak punya pilihan lain, Edwards lantas maju dan mencoba menghalau pergerakan Ibe. Alih-alih menyelamatkan gawangnya, Edwards justru menjatuhkan Ibe di dalam kotak penalti. Dia pun dinobatkan sebagai penjaga gawang yang menerima kartu merah tercepat sepanjang sejarah sepakbola.
4. Giuseppe Lorenzo (10 detik) Rekor kartu merah tercepat juga diperoleh pemain Bologna, Giuseppe Lorenzo. Pada pertandingan Serie A Italia pada 1990, dia mendapat kartu merah saat pertandingan baru berjalan 10 detik. Lorenzo diganjar kartu merah setelah memukul salah satu pemain Parma.
5. Kevin Pressman (13 detik) Setelah menyumbangkan nama Lee Todd, David Pratt, dan Preston Edwards dalam pemegang rekor penerima kartu merah tercepat, liga di Inggris juga menyumbangkan salah satu pemain lainnya, yakni penjaga gawang Sheffield Wednesday Kevin Pressman. Pressman dihukum dengan kartu merah langsung karena memegang bola secara sengaja di luar kotak penalti pada 2000 saat pertandingan baru berjalan 13 detik.


YOU'LL NEVER WALK ALONE
Read more >>

Sejarah Nomor Punggung Pemain Sepakbola

Kapan nomor punggung di kostum pemain bola mulai digunakan?
Jawabannya, di tanggal 25 Agustus 1928, Arsenal dan Chelsea menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan The Wednesday (kemudian jadi Sheffield Wednesday) serta Swansea Town di hari yang sama.

Setelah beberapa kali eksperimen – tentu ada pihak kontra yang beranggapan nomor punggung bisa merusak warna kostum – maka Inggris memutuskan memberlakukan nomor punggung sebagai bentuk permanen dari kostum pesepakbola. Awalnya, sebelas pemain starting memakai pakaian bernomor punggung yang dirunut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim.
Walau tak ada aturan pasti yang menentukan nomor punggung mewakili posisi tertentu di lapangan, secara de facto sebuah standar telah muncul dan dipakai sebagian besar tim sepakbola, dengan beberapa pengecualian.

Secara umum para penjaga gawang memakai nomor punggung 1. Kesepakatan tak tertulis ini nyaris diterima secara universal. Bek atau pemain belakang mengunakan nomor 2 dan 6. Para gelandang kebanyakan memakai nomor 4, 6, 7, 8, 10, serta 11 (nomor 11 dan 7 secara tipikal digunakan para pemain sayap kiri dan kanan). Sementara para striker suka menggunakan nomor 9 dan 10, dan kadang walau kurang populer nomor 7, 8, serta 11.
Tatkala sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola di tahun 1965, pemain cadangan mengambil nomor punggung 12; saat pemain pengganti kedua diperkenankan, mereka mengenakan nomor 14. Yap, para pemain kala itu masih gentar memakai nomor 13 karena masih percaya takhyul angka tersebut bisa mendatangkan sial.
Pemakaian nomor punggung yang ditetapkan secara pasti pada tiap pemain dalam sebuah skuad diperkenalkan pada Piala Dunia 1954. Setiap pemain dari masing-masing negara yang masuk daftar 22 pemain memakai nomor punggung tertentu dan sama sepanjang turnamen berlangsung. Hasilnya, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan.
So, ini berarti sebuah tim dapat memasukkan pemain sebagai starter tanpa perlu mengutamakan pemain bernomor punggung 1 hingga 11. Meski nomor punggung 1 sampai 11 cenderung diberikan pada para pemain dalam lingkup line-up inti, fakta di lapangan tak mesti harus begitu dengan berbagai macam alasan. Contoh paling beken adalah Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14.

SESUAI ALPHABET
Timnas Argentina melakukan kiat penomoran saat Piala Dunia 1978 dan 1982 dengan cara berbeda, yakni mengurutkan sesuai nama sang pemain secara alphabet. Hasilnya, para pemain di bangku cadangan (bukan kiper) dapat menggunakan nomor punggung 1. Belakangan dalam sebuah regulasi turnamen ditetapkan bahwa nomor punggung 1 mesti diberikan pada kiper.
Badan sepakbola di Eropa yang pertama kali memperkenalkan sistem nomor punggung dalam sebuah pertandingan di liga adalah FA Inggris, yang mana sosialisasi nomor punggung (dan nama pemain bersangkutan dicetak di atas nomor) dilakukan pada final Piala Liga Inggris 1993 antara Arsenal versus Sheffield Wednesday.
Belakangan hal ini menjadi standar di FA Premier League di musim berikutnya, lalu kebanyakan liga-liga top di Eropa baru mengadopsi sistem ini lima tahun kemudian. Kini para pemain bebas mengenakan nomor punggung berapapun (sepanjang itu menjadi representasi ciri khas sang pemain di dalam skuad) antara 1 sampai 99. Tahun 2003, kiper FC Porto Vitor Baia menjadi pemain pertama yang memakai nomor punggung 99 dalam final Liga Champion UEFA. Bahkan Hicham Zerouali diijinkan memakai nomor punggung 0 saat membela klub Aberdeen FC di Liga Premier Skotlandia. Tak heran para fan memberi julukan pada Hicham sebagai “Zero.”
Para pemain bola secara umum tidak diperkenankan mengubah nomor punggung mereka sepanjang musim. Seorang pemain baru dapat mengubah nomor punggungnya jika ia pindah ke klub lain di pertengahan musim, lalu klub barunya memberikan nomor anyar yang berbeda. Para pesepakbola boleh saja mengubah nomor punggungnya di musim berikut – pindah dari nomor besar menjadi nomor kecil antara 1 sampai 11 mungkin dengan melihat indikasi bahwa klub berpikir sang pemain pantas diturunkan secara regular di musim berikutnya.

Tipikal pemberian nomor punggung di atas berawal saat formasi 5-3-2 digunakan. Dengan ketentuan tak tertulis pemberian nomor dimulai dari belakang ke depan, serta dari kanan ke kiri:

1. Kiper, 2. Bek Kanan, 3. Bek Kiri, 4. Bek Sayap Kanan, 5. Bek Tengah, 6. Bek Sayap Kiri, 7. Sayap Kanan, 8. Kanan Dalam, 9. Penyerang Tengah, 10. Kiri Dalam, 11. Sayap Kiri.
Nah pola yang mirip bisa ditemukan dalam nomor punggung para pemain timnas Swedia:
1. Kiper, 2. Bek Kanan, 3. Bek Tengah Kanan, 4. Bek Tengah Kiri, 5. Bek Kiri, 6. Gelandang Bertahan, 7. Gelandang Kanan, 8. Gelandang Tengah, 9. Gelandang Kiri, 10. Striker, 11. Striker

YOU'LL NEVER WALK ALONE
Read more >>

Alasan Kenapa Stadion di Liga Inggris Tidak Memakai Pagar Pembatas

Kalian pasti sudah tahu dengan kerusuhan yang dilakukan supporter Liverpool di Belgia sewaktu final Liga Champions lawan Juventus. Kerusuhan yang terjadi 29 Mei 1985 yang kemudian dikenal dengan Tragedi Heysel ini memakan korban jiwa 39 orang. Tragedi tersebut berdampak besar bagi sepakbola Eropa.
Ada kesalahan tentu ada sanksi. Soal kerusuhan dan pelanggaran, Eropa paling tegas. UEFA akhirnya melarang Liverpool main di Eropa selama 5 tahun. Dan uniknya, FA (Konfederasi Sepakbola Inggris) malah ikut2an nambahi hukuman. Dan yang lebih unik, bukan cuma Liverpool, tapi semua klub Inggris nggak boleh main di luar Inggris selama 5 tahun! Dan yang paling unik, ternyata gak ada protes dari klub2 yang kena sanksi.

Hukuman FA nggak berhenti di situ. Ada banyak perubahan parameter keamanan lainnya. Yang paling mencolok adalah menghilangkan pagar pembatas tribun penonton dan lapangan serta nggak boleh lagi ada tribun kelas berdiri (tanpa kursi) di se-antero Inggris. Di Eropa, cuma Inggris yang nggak menjual tiket tanpa kursi.
FA sempat dikecam oleh publik sepakbola Inggris, bahkan Eropa. Jelas banyak yang sewot karena tiket berdiri harganya murah meriah. Dan hal yang dianggap paling gila adalah menghilangkan pagar pembatas. Ada pagar saja rusuh, apalagi ompong melompong?
Tapi buat FA, kelas suporter berdiri justru pusatnya biang kerok. Jadi, sekarang ini semua stadion di Inggris tanpa pagar dan tidak menjual tiket bernomor kursi. FA memang organisasi berpengalaman. Ide mereka ternyata berhasil. Hilangnya pagar pembatas justru membuat dewasa suporter Inggris. Karena FA juga mencatat identitas penonton yang masuk stadion. Sekali bikin rusuh, si suporter bakal di-banned masuk stadion di seluruh Inggris untuk beberapa tahun, bahkan selamanya. Di dalam stadion juga nggak boleh terlihat pasukan polisi alias harus menyamar.
Dengan aturan tersebut, bukan berarti sepakbola Lingga Inggris 100% aman. Penggemar Setan Merah pasti tidak akan lupa dengan “tendangan kung fu” Eric Cantona kepada suporter Crystal Palace di pinggir lapangan. Atau The Kop masih ingat dengan insiden masuknya balon ke lapangan yang dilemparkan seorang remaja yang akhirnya membuat liverpool kalah dari Sunderland.
Terlepas dari hal itu, rasanya kita wajib mengacungkan 2 jempol untuk keberanian FA dan sikap dewasa para suporter Liga Inggris yang dulu sering bikin orang resah, sekarang justru relatif lebih santun.

YOU'LL NEVER WALK ALONE
Read more >>

SEJARAH SEPAK BOLA

Sepak bola adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing beranggotakan sebelas orang. Olahraga ini sangat terkenal dan dimainkan di 200 negara.Permainan sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit berukuran 27-28 inci Lapangan yang digunakan dalam permainan ini memiliki lebar 50-100 yard dan panjang 100-300 yard. Gawang tempat mencetak gol terletak di bagian ujung lapangan dengan dibatasi jaring berukuran tinggi 8 kaki dan lebar 24 kaki.

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Di tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[2] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.

YOU'LL NEVER WALK ALONE 
Read more >>

LIVERPOOL FOOTBALL CLUB

Liverpool Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang telah 5 kali menjuarai Liga Champions (dulu Piala Champions) dan 18 kali menjuarai Liga Inggris (hingga awal Mei 2005). Kandang mereka berada di Anfield, yang terletak sekitar 4,8 km dari pusat kota Liverpool.

Klub ini didirikan pada 15 Maret 1892 oleh John Houlding, pemilik Anfield. Houlding memutuskan untuk membentuk tim sendiri setelah Everton FC dikeluarkan dari Anfield dalam perselisihan mengenai biaya sewa. Awalnya klub baru itu bernama Everton FC namun diganti ke Liverpool FC setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris menolak penggunaan nama tersebut.

Liverpool sangat dominan pada tahun 1970-an dan 1980-an. Pemain-pemain yang terkenal pada masa ini termasuk Ray Clemence, Mark Lawrenson, Graeme Souness, Ian Callaghan, Phil Neal, Kevin Keegan, Alan Hansen, Kenny Dalglish (102 cap) dan Ian Rush (346 gol).

Klub ini juga terlibat dalam dua tragedi besar dalam sepak bola Eropa - dalam tragedi Heysel pada 1985 dan musibah Hillsborough pada 1989.

Liverpool berhasil mendapatkan treble (perolehan tiga gelar) dua gelar domestik (Piala Liga dan Piala FA) dan Piala UEFA pada musim 2000/01. Meskipun begitu, memenangi treble bukanlah hal yang baru bagi mereka. Pada 1984 mereka menjadi juara Piala Champions, Piala Liga dan Liga Inggris. Ini adalah treble dengan gelar besar yang pertama untuk sebuah klub Inggris.

 Pelatih Tim Pertama: Alex Miller

Prestasi
Juara Liga: (18) 1900-01, 1905-06, 1921-22, 1922-23, 1946-47, 1963-64, 1965-66, 1972-73, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1985-86, 1987-88, 1989-90
Piala FA: (7) 1965, 1974, 1986, 1989, 1992, 2001, 2006
Piala Liga: (7) 1981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001, 2003
Charity Shield: (15) 1964, 1965 (keduanya juara bersama), 1966, 1974,
1976, 1977 (juara bersama), 1979, 1980, 1982, 1986 (juara bersama), 1988,
1989, 1990 (juara bersama), 2001, 2006
Liga Champions: (5) 1977, 1978, 1981, 1984, 2005
Piala UEFA: 1973, 1976, 2001
Piala Winners: 1966
Piala Super Eropa: 1977, 2001, 2005

Rekor
-Penampilan terbanyak: Ian Callaghan (857)
-Pemain termuda: Max Thompson (17 tahun dan 129 hari) (8 Mei 1974)
-Pemain tertua: Ted Doig (41 tahun dan 165 hari (11 April 1908)
-Top skorer sepanjang masa: Ian Rush (346)
-Kemenangan terbesar: 11-0 vs Stromsgodset (Piala Winners, 17 September 1974)
-Kekalahan terbesar: 0-8 vs Huddersfield (Divisi I, 10 November 1934)
-Poin terbanyak dalam satu musim: 90 (dari 42 pertandingan dengan dengan sistem tiga angka untuk pemenang, 1987-88
-Poin terminim dalam satu musim: 51 (dari 42 pertandingan dengan dengan sistem tiga angka untuk pemenang, 1980-81)
-Pembelian pemain termahal: Fernando Torres (20,2 juta poundsterling dari Atletico Madrid)
-Penjualan pemain termahal: Robbie Fowler (12,75 juta poundsterling ke Leeds United


Liverpool Football Club (dikenal pula sebagai Liverpool atau The Reds) adalah sebuah klub sepak bola peserta Liga Utama Inggris. Liverpool adalah klub tersukses dalam sejarah persepakbolaan Inggris yang bermarkas di kota Liverpool. Liverpool telah memenangkan 5 tropi Liga Champions (dulu Piala Champions), yang merupakan rekor Inggris.18 gelar Liga Inggris, 7 Piala FA, serta, 7 kali juara Piala Liga. Stadion mereka berada di Anfield, yang terletak sekitar 4,8 km dari pusat kota Liverpool.
Liverpool didirikan pada tahun 1982, pada awalnya adalah sebuah klub dengan prestasi yang tidak terlalu menonjol hingga Bill Shankly diangkat sebagai manajer tim. Dibawah asuhan Shankly, Liverpool memenangkan 3 trophi Liga, 2 tropi Piala FA, serta gelar eropa pertama dengan menjuarai Piala UEFA. Selama hampir 30 tahun, Liverpool menjadi klub paling sukses di Inggris bahkan menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola eropa dengan memenangi 4 tropi Piala Champion antara tahun 1977 hingga 1984. Namun pada era 90-an, Liverpool mengalami penurunan hingga akhirnya mulai bangkit kembali pada awal millenium dengan meraih treble pada tahun 2001 serta tropi Liga Champions ke 5.
Dalam tradisinya, merah dan putih adalah warna klub. Namun dalam berkembangannya berubah menjadi merah pada era 1960an. Seperti lambang klub yang terus berkembang mengikuti perkembangan sejarah Liverpool, dengan dua nyala api yang dimasukkan ke dalam lambang klub setelah Tragedi Hillsborough untuk menghormati 96 suporter Liverpool yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Read more >>